Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kisah

#217# Ramadanku Tahun Ini

Gambar
Hai ramadan, gak terasa ya sudah 2 hari berjalan. Semoga saya masih terus semangat ibadahnya, semangat bekerjanya, meski sedang berpuasa. Di kantor saja tadi beberapa teman mulai merasakan kantuk yang berat, mungkin karena pola tidur berubah. Alhamdulillah, saya tidak merasakan kantuk sih, lebih kepada dahaga 😂. Ramadan ku tahun ini sudah gak sendirian lagi. Jika dua tahun belakangan, ramadan dijalani lebih seorang diri karena memang sedang menjalani tugas belajar di Yogyakarta, sekarang sudah berkumpul bersama keluarga. Ramadan ku tahun ini, tidak lagi seramai dulu. Tiga orang keluarga terdekat sudah lebih dulu menghadap Ilahi. Dua orang om dan satu orang tante yang biasa saya panggil ibu. Kedua om saya ini, sangat dekat dengan saya, karena sejak kecil terbiasa dengan mereka. Ramadan tahun ini, memberi hikmah besar buat saya. Sebisa mungkin memanfaatkan kesempatan bersama keluarga. Ciptakanlah momen yang baik, karena kita tak pernah tahu apakah masih bisa bertemu. Di Ramadan tahun in...

#186# REACHING THE GOAL IN MY LIFE (PART-1)

Gambar
Tak terasa sudah hampir 13 tahun menjadi bagian dari keluarga besar Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur. Salah satu instansi pemerintah di negeri ini yang menjadi jalan “ pembuka ” mimpi-mimpi kecil saya.  Bermula dari “ coba-coba ” ikut mendaftar seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2006. Kenapa saya mengatakan “ coba-coba ”? Memang benar adanya. Seleksi yang saya ikuti waktu itu adalah seleksi saya yang ketiga kalinya. Wuiih, ternyata sudah beberapa kali mencoba dan mengatakan hanya “ coba-coba ”? Hmm. Agak janggal terdengarnya, hehe. Yang mau tahu kisah perjalanan saya dari awal hingga sekarang menjadi bagian dari keluarga besar BPS, yuk disimak. https://bulelengkab.go.id BIMBANG MEMILIH SEKOLAH Sekitar tahun 2001-2002, di saat saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama di kelas 3, saya bisa dibilang tergolong siswa yang biasa saja, tidak mencolok dengan prestasi yang wah, namun juga bukan siswa yang “ bodoh ” juga, ...

#174# MENJAJAL IBU KOTA - Part 2

Gambar
Jakarta selalu penuh dengan cerita. Selain karena memang merupakan sebuah kota bersejarah dan penting buat negara ini, Jakarta juga memberi kesan yang beraneka ragam. Ada kemacetan, ada keunikan, segala hal ada disana. Saya mengenal Jakarta untuk pertama kali saat masih kecil lewat siaran televisi. Selain itu juga dari pelajaran di sekolah. Untuk pertama kalinya melangkahkan kaki di Jakarta, yang terfikir dalam benak saya adalah “ seperti sebuah mimpi ”. Seorang anak perempuan usia 19 tahun dari sebuah kota (yang mungkin hanya sebagian orang yang mengenal) yang jauh di pulau Kalimantan, ternyata bisa juga melangkahkan kaki ke kota besar, bahkan orang tua saya saja belum pernah (semoga kelak diberi kesempatan untuk bisa mengajak mereka, aamiin). Salah satu icon dari kota Jakarta adalah Monumen Nasional atau yang lebih dikenal dengan sebutan MONAS. Sebuah monumen yang didirikan dengan tujuan mengenang para pahlawan yang berjuang dalam merebut kemerdekaan dari pemerintah Hi...

#173# MENJAJAL IBU KOTA - Part 1

Gambar
Jika foto-foto mendokumentasikan perjalananmu, maka tulisan akan semakin menambah asyik travellingmu. A khirnya dapat kesempatan lagi berbagi cerita tentang travelling. Sebenarnya saya punya hobi jalan-jalan. Terkadang tanpa sebuah rencana, jika terlintas begitu saja maka akan terjadi, hihi (Konon katanya memang sesuatu yang mendadak lebih bisa dipegang daripada terencana). Kali ini saya ingin sekali berbagi cerita tentang perjalanan saya ke sebuah tempat yang cukup lama saya ingin kunjungi. “Kota Tua Jakarta”. Alasannya adalah pernah melihat beberapa kawan mengabadikan foto diri disana. Dalam benak saya, Kota Tua penuh dengan beragam hal yang sifatnya “antik, klasik, dan jadoel” . Akhirnya suatu hari, niat itu bisa terlaksana. Yang penasaran dengan ceritanya, jangan beranjak dari blog ini ya, cekidot!! S ebuah surat pemanggilan yang memang sudah saya tunggu sejak lama dari sebuah instansi pemerintah mengenai lamaran beasiswa yang saya coba ikuti, akhirnya hadir juga. Ya, s...

#171# HIDUP VS MATI

Gambar
Sumber : Kompasiana.com Wherever you are, death will find you, even in the looming tower. – (Q.S An-Nisa’: 78) Beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan Nenek dari ibu saya (saya memanggil beliau dengan sebutan “nenek datuk”). Beliau secara tiba-tiba mampir ke rumah. Katanya baru datang dari menjenguk saudara nya. Kami sangat senang sekali dengan kedatangan beliau, bahkan beliau pun menyempatkan makan di rumah kami. “Wah, nenek datuk panjang umur makan di rumah kami”.  Kata-kata yang keluar dari mulut saya ditanggapi dengan sangat senang oleh beliau. Beliau terlihat lahap sekali dan kami pun sangat senang menyaksikan peristiwa itu. Setelah mengobrol panjang lebar, beliau pun berpamitan kepada kami. Satu keunikan dari nenek datuk ini adalah beliau setiap bertemu dengan saya dan saudara-saudara saya yang lain, selalu saja mengeluarkan kata-kata pujian penuh doa. Seperti contoh, jika bertemu dengan saya, beliau akan selalu berkata “Cucuku cantik, cucuku beriman, m...

#155# SENAR GITAR YANG SUDAH KEMBALI

Gambar
Di zaman sekarang, segala hal terasa lebih mudah ya. Sesuatu yang mungkin gak akan pernah terfikir bisa kita kerjakan, bakal buat kita kaget karena ternyata hal tersebut bisa kita selesaikan.  Sedikit berbagi cerita tentang sesuatu. Saya suka bermain dengan satu alat musik dan cukup lama "akrab" dengannya. Namun saya bukanlah orang yang profesional memainkannya seperti teman-teman saya yang lain, hanya sekedarnya. Alat musik itu adalah sebuah gitar, yang sudah bersama saya kurang lebih 12 tahun belakangan. Dahulu saya beli saat saya masih di rantau saat tugas di ujung utara pulau Kalimantan tepatnya di kabupaten Nunukan.  Kenapa saya bisa sampai membeli gitar ini, karena saya kesepian, hahaha. Berada di tempat baru, gak ada banyak orang yang dikenal, akhirnya mencari kesibukan dan kesenangan sendiri.  Singkat cerita, gitar ini dah menjadi bagian dari hidup saya. Namun satu hal yang tak pernah bisa saya lakukan di zaman itu adalah ketika senar gitar putus atau...

#154# ALAH BISA KARENA BIASA

Gambar
Hai guys, gak kerasa dah hari ke 6 di kamar rumah sakit. Sampai saat ini masih belum diizinkan pulang sama dokternya. Karena memang masih perlu observasi lanjutan mengenai kesehatan saya. Gak apa lah ya, biar kelak keluar dari RS, kesehatan nya lebih paripurna lagi.  Sebenarnya yang sedikit membuat BT adalah keterbatasan dalam melakukan sesuatu. Dah dua hari ini, infusan saya dilakukan di tangan sebelah kanan. Karena terbiasa beraktifitas dengan tangan kanan, ketika terbatasi seperti ini, pastinya jadi gak biasa.  Seperti contoh saat makan, agak janggal bagi saya menyendok nasi dan menyuapkan ke mulut menggunakan tangan kiri. Begitu pula saat menulis ini, hehehe.  Pada dasarnya mungkin hanya karena kebiasaan saja . Di luar sana, juga banyak orang-orang yang makan atau aktifitas lain dengan tangan kiri. Bahkan banyak penderita disabilitas hanya bisa menggunakan maksimal apa yang mereka punyai.  Setiap melihat hal demikian, rasa terenyuh hati. Mere...

#147# IBU GURUKU, IBU ISNAWATI

Gambar
Tanggal 25 November, adalah peringatan hari Guru (PGRI). Hampir diseluruh wilayah di Indonesia, hari istimewa ini diadakan dengan pelaksanaan upacara. Melihat beberapa guru di jalan saat istirahat siang tadi, mengingatkan saya pada sosok seorang guru yang sangat saya hormati keberadaannya. Dia adalah seorang guru perempuan yang pertama kali menerima saya di sekolah dasar sebagai muridnya. Adalah ibu Isnawati, seorang guru yang akan saya ceritakan. Seorang guru yang dikenal tegas dan sangat sabar menurut saya. Jika ada muridnya yang menangis karena ditinggal ibu mereka, maka beliau dan guru-guru lain akan berusaha menenangkan kami. Karena ada sebagian siswa yang menangis karena ditinggal oleh ibu mereka, seingat saya sih, saya tidak termasuk, hehe. Enam tahun berlalu, hingga kemudian saya masuk sekolah lanjut tingkat pertama dan tiga tahun kemudian melanjutkan sekolah ke tingkat atas, ibu Isna masih sering menanyakan kabar saya dan kakak saya yang pernah jadi murid beliau. Kebet...

#146# Tarawih yuk

Gambar
Zaman masih sekolah dulu, setiap bulan ramadhan akan ada tugas special yang diberikan oleh guru agama. Kami akan mendapatkan buku agenda rutin ramadhan. Dimana di dalamnya terdapat semacam monitoring kegiatan ibadah selama bulan Ramadhan. Nah, seperti kebanyakan anak-anak pada masa itu, saya juga termasuk anak yang sedikit bandel. Ada saja kenakalan-kenakalan yang sejujurnya saya malu kalau mengingatnya, hehe. Setelah buka puasa, biasanya saya pamit dengan orang tua untuk berangkat ke masjid, izinnya sholat tarawih. Namun terkadang karena mengantuk tarawih pun tidak benar-benar tarawih yang seharusnya. Saat imam takbiratul ihram, terkadang saya ikut takbiratul ihram. Setelah itu saya ngobrol dengan teman (aduh malunya), ketika imam sudah akan salam, saya dan kawan-kawan akan sigap dalam posisi duduk tasyahud (Saya janji tak akan pernah mengulangi itu lagi, hehehe). Saya akan selalu pulang bersamaan dengan selesainya pelaksanaan sholat tarawih di masjid, karena kami harus menda...

#126# AKHIR PERJALANAN (Travelling ke Kalsel - Part 7)

Gambar
Guys… akhirnya sampai pada part terakhir kegiatan Rainy’s Day Fest di Banjarbaru. Jadi malam penutupan RDF ditandai dengan launching buku antologi Puisi “ The First Drop of Rain ”. Acara peluncuran buku ini juga dimeriahkan dengan kegiatan “ Poetry in Action ”. Kami ditawarkan kesediaannya untuk tampil membacakan puisi. Tentu saja bagi penyair, membaca sebuah puisi adalah suatu hal yang menyenangkan, karena merupakan salah satu cara “olah jiwa”. Mendalami makna puisi, menyajikannya, dan dinikmati oleh orang lain. Saya dan kawan saya juga turut serta berpartisipasi. Saya sendiri membawakan puisi karya saya, yang saya buat dengan musikalisasi yang sangat sederhana. Kebetulan ada sebuah instrument alat musik tersedia disana, yup sebuah gitar. Kegiatan ini masih berpusat di Mingguraya. Pic : Poetry in Action Pic: Poetry In Action Ada satu hal yang cukup menarik di Mingguraya. Siapapun yang datang untuk pertama kalinya harus mengikuti semacam agenda wajib, yakni membaca puisi....

#125# PASAR "TERAPUNG", AKHIRNYA SAYA KE SINI JUGA (Travelling ke Kalsel - Part 6)

Gambar
Hei guys, masih ingin mendengarkan kisah perjalanan saya ke Kalsel? Nah, saatnya saya bercerita tentang pengalaman saya singgah di kota Banjarmasin dan berwisata ke Pasar Terapung. Pasti bukan hal yang asing ketika berbicara tentang salah satu pasar yang menjadi maskot kota Banjarmasin ini. Cek it out  ya. Pasar Terapung, adalah salah satu obyek wisata di Banjarmasin. Sebuah pasar yang unik karena kegiatan jual belinya diadakan di atas perahu dan kapal. Perjalanan menuju ke pasar terapung membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam untuk sampai ke kota Banjarmasin dari penginapan kami di Banjarbaru. Kami berangkat sekitar pukul 4.30 dan sampai di kota Banjarmasin sekitar pukul 5.30. Setiba disana kami melakukan sholat subuh terlebih dahulu. Untuk menuju pusat jual belinya kami perlu menggunakan kapal karena pusat jual beli berada di tengah perkampungan (tepatnya di tengah sungai) desa Lok Baintan. Perjalanan kesana memakan waktu kira-kira hampir 20-30 menit. Bahkan saya sempat menikm...